Field Trip SMP Tridaya Tunas Bangsa Melawan Cyberbullying Melalui Layar Lebar
SMP Tridaya Tunas Bangsa kembali menyelenggarakan kegiatan field trip semester ganjil yang bertujuan memperkuat pendidikan karakter peserta didik melalui pendekatan yang menyenangkan dan reflektif. Pada hari Rabu, 24 September 2025, seluruh siswa mengikuti pemutaran film bertema Cyberbullying di CGV Paris Van Java, Bandung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membangun kesadaran akan bahaya kekerasan verbal di dunia maya, yang sering kali tidak terlihat namun berdampak besar terhadap kesehatan mental remaja. Dengan mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan digital siswa, sekolah berharap mereka mampu memahami bahwa dunia maya bukanlah ruang bebas tanpa tanggung jawab, melainkan tempat yang harus dijaga dengan etika dan empati.
Film yang ditonton bukan sekadar hiburan, melainkan media pembelajaran yang menggugah. Melalui alur cerita yang emosional dan realistis, siswa diajak menyaksikan bagaimana satu komentar negatif dapat memicu trauma, dan bagaimana korban cyberbullying berjuang untuk bangkit. Pesan utama dari film ini adalah bahwa setiap individu memiliki peran dalam menciptakan ruang digital yang aman dan mendukung. Satu klik, satu kata, bisa menjadi awal dari luka atau harapan. Oleh karena itu, siswa didorong untuk menjadi bagian dari gerakan melawan cyberbullying dengan cara yang sederhana namun berdampak: berpikir sebelum berkomentar, mendukung teman yang menjadi korban, dan berani berkata tidak pada perundungan.
Setelah pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan sesi refleksi dan diskusi ringan melalui sebuah formulir. Siswa diminta menuliskan pengalaman pribadi mereka terkait interaksi di media sosial, serta bagaimana mereka merespons komentar negatif atau tekanan daring. Tak lupa siswa diminta menuliskan esensi dan alur cerita film yang ditonton. Selain itu, mereka juga diajak untuk menyimpulkan pesan moral yang dapat dipetik dari film tersebut, serta memberikan ide atau langkah nyata yang bisa dilakukan di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari untuk mencegah dan melawan praktik cyberbullying.
Kepala SMP Tridaya Tunas Bangsa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang menekankan nilai empati, tanggung jawab, dan keberanian. Dengan memanfaatkan media film sebagai alat edukasi, sekolah berharap siswa tidak hanya memahami konsep cyberbullying secara teori, tetapi juga mampu meresponsnya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dunia digital seharusnya menjadi ruang tumbuh dan berkembang, bukan arena untuk saling menjatuhkan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar menjadi generasi yang bijak bermedia, berani membela kebenaran, dan peduli terhadap sesama.
Semarak OMNAS 15 Penyisihan Kota Cimahi
SMP Tridaya Tunas Bangsa, Cimahi – Penyisihan Olimpiade Matematika Nasional (OMNAS) ke-15 di Kota Cimahi berlangsung dengan sangat meriah dan penuh semangat. Acara bergengsi ini diselenggarakan oleh Emerald Education bersama SMP Tridaya Tunas Bangsa, menghadirkan suasana kompetisi yang luar biasa. Sebanyak 511 peserta dari berbagai sekolah turut ambil bagian, menjadikan Cimahi sebagai salah satu pusat penyisihan dengan jumlah peserta yang begitu besar. Kehadiran ratusan siswa ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap ajang akademik nasional, sekaligus menegaskan bahwa Cimahi memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi muda berprestasi.
Sejak pagi, lokasi penyisihan dipenuhi energi positif. Para peserta datang dengan penuh harapan, membawa semangat juang untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka di bidang matematika. Guru, orang tua, dan panitia memberikan dukungan penuh, menciptakan atmosfer yang hangat sekaligus kompetitif. Tidak hanya lomba, acara ini juga diramaikan dengan bazaar yang menarik, menghadirkan berbagai stan makanan, minuman, dan produk kreatif. Kehadiran bazaar membuat suasana semakin hidup, memberi kesempatan bagi peserta dan pengunjung untuk berinteraksi, bersantai, dan menikmati momen kebersamaan di sela-sela kompetisi.
Lebih dari sekadar perlombaan, OMNAS 15 di Cimahi menjadi simbol kebanggaan daerah dan inspirasi bagi generasi muda. Dengan dukungan Emerald Education dan SMP Tridaya Tunas Bangsa, penyisihan ini tidak hanya melahirkan calon juara, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar, sportivitas, dan rasa percaya diri. Acara ini membuktikan bahwa pendidikan bisa dikemas dengan cara yang menyenangkan, penuh warna, dan tetap bermakna.
Semangat Merah Putih di SMP Tridaya: Pesta Rakyat Penuh Keceriaan
SMP Tridaya Tunas Bangsa, Cimahi – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, SMP Tridaya menggelar Pesta Rakyat 17 Agustus yang berlangsung meriah dan penuh semangat. Acara ini menjadi ajang kebersamaan seluruh warga sekolah dalam menumbuhkan rasa nasionalisme, sportivitas, dan kekompakan melalui berbagai perlombaan khas kemerdekaan. Dengan antusiasme tinggi, siswa dari berbagai kelas berpartisipasi aktif dalam memeriahkan kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah.
Rangkaian lomba yang diselenggarakan mencerminkan semangat perjuangan dan keceriaan khas pesta rakyat. Di antaranya adalah voli sarung yang menguji kerja sama dan kelincahan tim, pensil botol yang menuntut ketelitian dan kesabaran, serta pecah air yang menghadirkan tawa dan tantangan tersendiri. Lomba balap kelereng dan estafet belut menjadi favorit karena menggabungkan ketangkasan dan strategi, sementara estafet air dan estafet sarung menambah keseruan dengan tantangan koordinasi antar peserta. Tak ketinggalan, tarik tambang menjadi penutup yang penuh semangat dan sorak sorai dari para pendukung.
Sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan performa luar biasa, panitia menetapkan MVP lomba dengan kategori juara umum. Juara pertama diraih oleh kelas 9 Marvelous yang tampil dominan di berbagai cabang lomba. Juara kedua jatuh kepada kelas 8 Winner yang menunjukkan konsistensi dan semangat juang tinggi, sementara juara ketiga diraih oleh kelas 7 Great yang tampil penuh semangat dan kekompakan sebagai peserta termuda.
Selain perlombaan, kemeriahan juga hadir dalam acara Gelora Kreasi, sebuah pentas seni kolaboratif antara SMP dan SMA Tridaya yang menampilkan bakat dan kreativitas siswa dari tiap angkatan. Kelas 7 membawakan mini drama bertema perjuangan yang menyentuh dan inspiratif, kelas 8 tampil energik dengan flashmob yang memukau penonton, dan kelas 9 menutup acara dengan penampilan band yang membawakan lagu-lagu bertema kemerdekaan dan semangat muda. Kolaborasi lintas jenjang ini memperkuat rasa kebersamaan dan menjadi wadah ekspresi seni yang membanggakan.
Pesta Rakyat dan Gelora Kreasi di SMP Tridaya bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran nilai-nilai kebangsaan, kerja sama, dan ekspresi diri. Seluruh kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh keceriaan, menciptakan suasana yang hangat dan membangkitkan semangat kemerdekaan di kalangan generasi muda. Semangat 17 Agustus bukan sekadar mengenang perjuangan masa lalu, tetapi menjadi pengingat bahwa setiap generasi memiliki peran untuk terus berkarya, bersatu, dan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Dari lapangan sekolah hingga panggung kreasi, semangat merah putih terus berkobar—menjadi energi untuk melangkah maju, berani bermimpi, dan tak gentar menghadapi tantangan zaman.
Imunisasi dan Skrining Kesehatan SMP Tridaya Tunas Bangsa 2025
SMP Tridaya Tunas Bangsa, Cimahi – Dalam rangka meningkatkan kesehatan peserta didik, SMP Tridaya Tunas Bangsa bekerja sama dengan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) Citereup menyelenggarakan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan skrining kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 22 Agustus 2025 mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, dengan melibatkan seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 sesuai dengan program kesehatan anak usia sekolah yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.
Pada pelaksanaan BIAS, siswa kelas 9 putri mendapatkan imunisasi yang sangat penting untuk mencegah kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat penyakit Campak, Rubela, Difteri, Tetanus, serta Kanker Leher Rahim (Kanker Serviks). Imunisasi ini menjadi upaya pencegahan dini yang strategis, mengingat masa remaja adalah periode penting dalam membangun daya tahan tubuh yang optimal menuju kehidupan dewasa yang sehat.
Sementara itu, untuk kelas 8 dilakukan skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi), visus mata, serta pemeriksaan telinga. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi sejak dini adanya gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi aktivitas belajar, seperti gangguan penglihatan atau pendengaran, serta kondisi tubuh secara umum.
Adapun untuk kelas 7, rangkaian skrining kesehatan dilakukan lebih komprehensif, yaitu mencakup pemeriksaan tekanan darah, visus mata, telinga, dan kesehatan umum. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal pemetaan kesehatan peserta didik baru, sehingga sekolah dan orang tua dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi kesehatan anak didik sejak awal mereka masuk ke jenjang SMP.
Melalui imunisasi, anak-anak mendapatkan perlindungan dari berbagai penyakit menular yang berpotensi mengganggu kesehatan. Sementara itu, skrining kesehatan berperan penting dalam memberikan gambaran awal kondisi tubuh, sehingga bila ditemukan adanya kelainan atau gangguan kesehatan, dapat segera ditindaklanjuti secara tepat. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek berupa pencegahan penyakit, tetapi juga menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Partisipasi SMP Tridaya Tunas Bangsa dalam Memeriahkan Pentas PAI Tingkat SMP se-Kota Cimahi Tahun 2025
Cimahi, 7 Agustus 2025 – SMP Tridaya Tunas Bangsa turut ambil bagian dalam ajang Pentas PAI Tingkat SMP se-Kota Cimahi dengan mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Kreatif dan Berprestasi”. Kegiatan yang digelar sebagai wadah pengembangan bakat dan keterampilan siswa di bidang Pendidikan Agama Islam ini diikuti oleh seluruh SMP se-Kota Cimahi dengan penuh antusias.
Pada kesempatan tersebut, SMP Tridaya Tunas Bangsa mengirimkan empat orang siswa untuk berkompetisi di dua cabang lomba, yakni 1 siswa mewakili lomba kaligrafi putra, 2 siswi mewakili lomba kaligrafi putri, dan 1 siswi mewakili lomba MHQ putri (Musabaqah Hifdzil Qur’an).
Walaupun belum berhasil meraih gelar juara, para peserta dari SMP Tridaya Tunas Bangsa telah menunjukkan semangat, usaha, dan dedikasi terbaik mereka. Kehadiran mereka turut memeriahkan jalannya kegiatan, sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata sekolah dalam mendukung terselenggaranya Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) di Kota Cimahi.
Kepala SMP Tridaya Tunas Bangsa menyampaikan apresiasinya kepada para siswa yang sudah berpartisipasi. Kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, tetapi pengalaman, keberanian, serta proses belajar yang mereka dapatkan jauh lebih berharga. Ajang ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa pada Al-Qur’an, memperkuat ukhuwah islamiyah, serta melatih kreativitas dan kepercayaan diri.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, SMP Tridaya Tunas Bangsa berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi siswa, khususnya di bidang keagamaan. Harapannya, pengalaman di tahun ini akan menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain untuk berprestasi lebih baik di masa mendatang.
Train to Lead, Lead to Inspire: LDKO OSIS SMP Tridaya Tunas Bangsa 2025
SMP Tridaya Tunas Bangsa, Cimahi – SMP Tridaya Tunas Bangsa kembali menggelar kegiatan tahunan Latihan Dasar Kepemimpinan OSIS (LDKO) sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan organisasi siswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 25–26 Juli 2025, di lingkungan sekolah, dengan mengusung tema inspiratif: “Train to Lead, Lead to Inspire.” Tema ini mencerminkan harapan besar agar para peserta tidak hanya terlatih untuk memimpin, tetapi juga mampu menjadi sumber inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.
LDKO tahun ini diikuti oleh 41 siswa terpilih yang akan menjadi calon pengurus OSIS periode 2025/2026. Mereka berasal dari kelas 8 Champion dan 8 Winner, dan telah melalui proses seleksi serta pembinaan awal. Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dasar kepemimpinan, keterampilan berorganisasi, kemampuan berpikir kritis, serta sikap tanggung jawab dan disiplin.
Selama dua hari penuh, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang padat dan bermakna. Hari pertama dimulai dengan apel pembukaan, pengecekan barang, dan materi kepemimpinan yang disampaikan oleh para guru pembina, termasuk materi tentang OSIS, organisasi, leadership, dan administrasi. Peserta juga diajak untuk aktif dalam sesi yel-yel, evaluasi, latihan baris-berbaris (PBB), hingga kegiatan spiritual seperti dzikir petang, tadarus, dan sholat berjamaah. Malam harinya, suasana semakin hangat dengan kegiatan post to post dan unjuk bakat yang ditutup dengan api unggun sebagai simbol semangat dan kebersamaan.
Hari kedua dimulai sejak dini hari dengan sholat tahajud dan muhasabah, dilanjutkan dengan senam pagi, memasak sarapan bersama, dan simulasi sidang OSIS. Kegiatan ditutup dengan apel penutupan yang penuh haru dan semangat, menandai lahirnya calon-calon pemimpin muda yang siap mengemban amanah organisasi siswa.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua OSIS Keandra Aulia Krisna dan Ketua Pelaksana Muhammad Zahwan Abidzar, dengan dukungan penuh dari seluruh panitia yang terdiri dari siswa kelas 9. Mereka telah menunjukkan kerja sama dan kepemimpinan yang solid dalam menyukseskan acara ini.
LDKO bukan sekadar pelatihan, tetapi merupakan proses pembentukan karakter yang mendalam. Di sinilah siswa belajar bahwa menjadi pemimpin bukan hanya soal memberi perintah, tetapi tentang menggerakkan, menginspirasi, dan melayani. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari perjalanan kepemimpinan yang bermakna bagi seluruh peserta, dan membawa OSIS SMP Tridaya Tunas Bangsa menuju arah yang lebih visioner dan berdampak.
