PELAKSANAAN PESANTREN KILAT RAMADHAN 1446 H
DI SMP TRIDAYA TUNAS BANGSA
SMP Tridaya Tunas Bangsa, Cimahi
Sebagai bagian dari program Kurikulum Karakter Islam (KKI), dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, SMP Tridaya Tunas Bangsa mengadakan kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) yang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 17 hingga 21 Ramadhan 1446 H. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa serta memperdalam pemahaman mereka tentang ajaran agama Islam. Kegiatan pesantren kilat ini mengangkat tema “Ramadhan Berkah: Meningkatkan Kualitas Diri dengan Iman, Ilmu, dan Amal Shaleh”.
Tema ini terinspirasi dari konsep pendidikan akhlak menurut K.H. Ahmad Dahlan yang mengintegrasikan tiga dasar ajaran Islam yakni iman, ilmu, dan amal. Iman (keyakinan) menjadi dasar awal, diupayakan melalui kegiatan habitual seperti shalat dhuha, shalat berjamaah, dzikir, menghafal ayat suci Al-Qur’an, dan tadarus bersama. Iman dilanjutkan dengan ilmu (pengetahuan) untuk mendukung keyakinan yang sudah dimiliki, diupayakan melalui kegiatan transfer ilmu seperti kuis dan tausiah dalam program pesantren kilat. Setelah proses penguatan iman dan ilmu dilakukan ke dalam diri siswa, ia akan ikhlas untuk beramal shaleh yang menjadi ketentuan dalam agama misalnya berinfak dan berbagi kepada sesama. Menurut K.H. Ahmad Dahlan, pada prinsipnya agama tidak terbatas pada pengetahuan saja, tetapi harus sampai pada amalan (Kumalasari, 2022).
Kegiatan Pesantren Kilat dibuka secara resmi oleh Mr. Hadi selaku kepala sekolah SMP Tridaya Tunas Bangsa pada tanggal 17 Maret 2025, kemudian dilanjutkan dengan berbagai aktivitas keagamaan yang edukatif dan menyenangkan untuk mendukung tercapainya tujuan program. Adapun beberapa kegiatan utama yang dilaksanakan dijabarkan sebagai berikut:
1. Habitual Shalat Dhuha, Shalat Fardhu Berjamaah, Tadarus, dan Dzikir Bersama

Kegiatan ini dilakukan setiap hari sebagai upaya membiasakan siswa untuk menjalankan shalat dhuha dan shalat berjamaah. Setelah shalat, siswa bersama-sama membaca Al-Qur’an (tadarus) dan berdzikir untuk memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.
2. Tausiah Ramadhan

Setiap hari diadakan tausiah atau ceramah keagamaan yang disampaikan oleh ustaz dan ustazah. Materi yang disampaikan mencakup berbagai tema seperti keutamaan malam nuzulul Quran, keutamaan malam lailatul qadr, zakat, dan Ramadhan bulan ampunan. Tausiah ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Tausiah hari pertama hingga hari keempat sanlat disampaikan oleh guru-guru SMP Tridaya Tunas Bangsa. Sementara di hari kelima sanlat, sekolah mendatangkan Ustadz Abu Leiden sebagai pemateri dengan tema “Ramadhan: Gerbang untuk Memperbaiki Diri”.
3. Setoran Hafalan Al-Qur’an

Siswa diwajibkan menyetor hafalan surah pendek kepada guru pembimbing. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an serta membiasakan siswa untuk menjaga dan memperbaiki bacaan mereka.
4. Membuat Kaligrafi

Siswa diwajibkan menyetor hafalan surah pendek kepada guru pembimbing. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an serta membiasakan siswa untuk menjaga dan memperbaiki bacaan mereka.
5. Praktik Zakat

Dalam kegiatan ini, siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya zakat dan tata cara pelaksanaannya. Siswa diajarkan cara menghitung zakat dan praktik penyalurannya kepada yang berhak menerima sebagai bentuk kepedulian sosial.
6. Focus Group Discussion dan Quizz Islami

Untuk menambah wawasan keislaman siswa, diadakan focus group discussion dan quiz islami yang berisi sharing dan pertanyaan-pertanyaan seputar agama Islam. Kegiatan ini bertujuan menguji pemahaman siswa secara menyenangkan dan kompetitif.
7. Kegiatan Sosial

Sebagai wujud kepedulian sosial, siswa bersama guru melakukan kegiatan berbagi takjil yang dibantu oleh Talent Development Tidi Chef kepada masyarakat sekitar dan memberikan santunan kepada panti asuhan dengan mengundang pengurus Panti Yatim Indonesia (PYI) di hari terakhir sanlat. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa empati dan berbagi kepada sesama, khususnya di bulan suci Ramadhan.
8. Munaqosyah Tahfidz Al-Qur’an Juz 30 dan Tasmi Juz 30

Munaqosyah atau ujian hafalan dilakukan untuk menguji kemampuan siswa dalam menghafal Juz 30. Kegiatan ini mendorong siswa untuk memantapkan hafalannya dan mengapresiasi upaya mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Setelah 7 siswa yang terdaftar munaqosyah dinyatakan lulus, acara dilanjutkan dengan tasmi bil ghaib juz 30 yang disimak oleh seluruh peserta sanlat.
9. Tasyakur Khatam Qur’an
Sebagai puncak dari kegiatan tadarus, diadakan acara tasyakur sebagai bentuk rasa syukur atas khatamnya bacaan Al-Qur’an. Acara ini diisi dengan doa bersama dan refleksi spiritual sebagai penutup rangkaian kegiatan pesantren kilat.
10. Buka Bersama

Di hari terakhir, tepatnya tanggal 21 Maret 2025 kegiatan diakhiri dengan buka puasa bersama antara siswa, guru, orang tua siswa, dan staf sekolah. Selain mempererat kebersamaan, buka bersama juga menjadi momen untuk meningkatkan rasa syukur dan kebersamaan dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah.
Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan di SMP Tridaya Tunas Bangsa mendapat sambutan antusias dari siswa, guru, dan orang tua. Siswa merasa senang karena kegiatan dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membentuk karakter religius siswa, meningkatkan pemahaman agama, dan mempererat hubungan sosial di lingkungan sekolah. Dengan berakhirnya kegiatan Pesantren Kilat ini, diharapkan siswa dapat mengaplikasikan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
