Menyemai Cita, Membangun Jiwa: Catatan Kemeriahan MPLS Ramah 2026 SMP Tridaya Tunas Bangsa
Cimahi — Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai lingkungan SMP Tridaya Tunas Bangsa selama sepekan penuh, tepatnya pada 13 hingga 17 Juli 2026. Mengusung tema “Ksatria Masa Depan: Langkah Awal Meraih Cita, Bersama dalam Semangat Baru”, sekolah sukses menggelar rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah sekaligus agenda awal tahun ajaran 2026/2027.
Tema ini bukan sekadar slogan hiasan, melainkan terselip harapan besar di dalamnya. Melalui julukan “Ksatria Masa Depan”, sekolah berharap setiap siswa tumbuh menjadi pribadi yang berani, tangguh, serta memiliki ketahanan mental dan moral dalam menghadapi tantangan zaman. Kalimat “Langkah Awal Meraih Cita, Bersama dalam Semangat Baru” menegaskan komitmen sekolah untuk menjadikan MPLS sebagai fondasi awal di mana siswa tidak berjuang sendirian, melainkan saling merangkul dalam lingkungan yang inklusif, aman, dan penuh dorongan positif demi menggapai mimpi mereka.

Kolaborasi Solid & Pendekatan Berjenjang
Berbeda dari sekadar orientasi biasa, seluruh rangkaian acara berjalan edukatif dan bebas dari senioritas destruktif berkat kolaborasi solid antara dewan guru sebagai narasumber utama dan Pengurus OSIS Masa Bakti 2025/2026 di bawah arahan Azahra Nindya Putri (Ketua OSIS) serta Albella Maisadipta (Ketua Pelaksana MPLS). Kegiatan dirancang spesifik sesuai kebutuhan pengembangan di setiap tingkatannya:
- Kelas 7 (Fokus Adaptasi & Karakter)
Menjadi ruang pengenalan budaya sekolah, tata tertib, hingga penanaman pembiasaan positif melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Budaya 5S, Etika Berdigital, serta Benteng Karakter melalui penyuluhan bahaya NAPZA dari pihak berwenang.
- Kelas 8 (Fokus Kepemimpinan & Keorganisasian)
Siswa mulai diajak mendalami struktur OSIS, merumuskan AD/ART, dan terlibat langsung dalam proses regenerasi kepemimpinan melalui seleksi Bakal Calon Ketua OSIS (Bacaketos).
- Kelas 9 (Fokus Entrepreneurship & Kemandirian)
Beranjak dari kepengurusan organisasi, siswa kelas 9 disiapkan menuju jenjang yang lebih matang melalui pembentukan Entrepreneur Club dan penetapan Goals Angkatan guna mengasah jiwa kewirausahaan serta pola pikir kritis.

Dari Momen Kebersamaan hingga Deklarasi Komitmen

Kemeriahan sepekan tersebut dirajut lewat berbagai aktivitas yang menguatkan rasa kekeluargaan. Mulai dari senam pagi bersama, tradisi sarapan bergizi seimbang, riuhnya panggung Demo Ekskul & Tridaya 35 Tahun, hingga keseruan dinamika kelompok Post-to-Post. Pendalaman emosional siswa juga disentuh lewat sesi motivasi “Aku dan Diriku” untuk membantu mereka lebih mengenali potensi dan jati diri.
Puncak acara ditutup pada Jumat, 17 Juli 2026, melalui Deklarasi Sekolah Ramah, Aman, dan Nyaman yang ditandatangani oleh seluruh warga sekolah. Usai Apel Penutupan resmi, suasana haru dan bangga menyelimuti panggung Unjuk Bakat serta prosesi penempelan lembar cita-cita di Pohon Harapan, sebuah simbolisasi nyata dari harapan tema MPLS tahun ini.
MPLS Ramah 2026 telah usai, namun perjalanan baru saja dimulai. Selamat melangkah dan berjuang untuk seluruh siswa SMP Tridaya Tunas Bangsa, mari wujudkan mimpi dan jadilah Ksatria Masa Depan yang membanggakan!

Ramadhan Booster: Recharge Semangat Menjadi Gen-Q (Generasi Qur’ani) Peduli Sesama
SMP Tridaya Tunas Bangsa kembali menggelar Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H dengan tema “Ramadhan Booster: Recharge Semangat Menjadi Gen-Q (Generasi Qur’ani) Peduli Sesama”. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 5–6 dan 9–11 Maret 2026, menghadirkan suasana penuh syiar, kebersamaan, dan semangat Qur’ani di lingkungan sekolah.
Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, maghfirah, dan kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan. Bagi generasi muda, syiar Ramadhan sangatlah penting untuk membangkitkan semangat ibadah sekaligus memperkuat karakter Qur’ani di tengah tantangan zaman. Melalui kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan, siswa diarahkan untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an, memahami nilai-nilai Islam, serta menumbuhkan kepedulian sosial. Dengan semangat ini, Sanlat menjadi wadah pembinaan yang terstruktur, kreatif, dan menyenangkan, sehingga siswa tidak hanya taat beribadah, tetapi juga peduli terhadap sesama.
Selama lima hari, siswa mengikuti berbagai aktivitas yang terstruktur dan menyenangkan, yakni sebagai berikut:
- Habitual Shalat Dhuha, Tadarus, dan Dzikir setiap pagi.
- Tausiah Ramadhan bersama pemateri inspiratif.
- Setoran Hafalan Al-Qur’an untuk memperkuat kemampuan tahfidz.
- Simulasi Zakat sebagai pembelajaran praktik ibadah sosial.
- Olimpiade & LCC PAI yang menguji pengetahuan agama dengan cara kompetitif dan menyenangkan.
- Lomba Kaligrafi Islami untuk menyalurkan kreativitas siswa.
- Games Islami & Edukatifyang menambah keceriaan, memperkuat ukhuwah, dan melatih kerja sama antar siswa.
- Kegiatan Sosial berupa berbagi takjil dan santunan ke warga sekitar yang membutuhkan.
- Munaqosyah dan Tasmi Tahfidz Al-Qur’an sebagai puncak evaluasi hafalan siswa.
- Tasyakur Khatam Qur’an & Buka Bersama sebagai penutup penuh syukur.
Salah satu momen berkesan dalam kegiatan Sanlat ini adalah Munaqosyah Tahfidz Al-Qur’an, di mana para siswa diuji hafalan juz 28, 29, dan 30. Berikut daftar peserta yang berhasil tampil dengan penuh percaya diri:



Pesantren Kilat Ramadhan bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi booster spiritual bagi siswa. Mereka belajar menyeimbangkan ibadah, ilmu, dan kepedulian sosial. Dari tausiah hingga berbagi takjil, dari hafalan Qur’an hingga lomba kaligrafi, semua rangkaian kegiatan menumbuhkan karakter Qur’ani yang peduli sesama. Dengan penuh syukur, kegiatan Sanlat Ramadhan 1447 H berjalan lancar dan penuh makna. Semoga semangat yang tumbuh dari kegiatan ini terus menjadi bekal bagi siswa untuk menjadi Generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan peduli terhadap sesama.
Wisuda SMP

Kegitan wisuda angkatan pertama SMP Tridaya Tunas Bangsa telah dilaksanakan 10 Juni 2023 dengan meluluskan sejumlah 31 siswa
Melampaui Dinding Kelas: Menjelajah Alam Melalui “The Tridaya Quest”

Pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan fase krusial bagi siswa untuk mengembangkan karakter, kemandirian, dan kemampuan berpikir logis. Di tengah gempuran era digital, interaksi langsung dengan lingkungan dan kerja sama tim secara fisik kini menjadi sebuah “barang mewah” yang sangat diperlukan untuk menyeimbangkan kecerdasan emosional dan sosial siswa. Menyadari hal tersebut, SMP Tridaya Tunas Bangsa Cimahi menginisiasi sebuah terobosan pembelajaran melalui kegiatan field trip bertajuk “Tridaya Adventure: Level up! The Tridaya Quest“.
Filosofi utama dari kegiatan ini adalah meyakini bahwa belajar tidak selamanya harus dibatasi oleh dinding kelas; terkadang guru terbaik adalah alam semesta. Field trip ini dirancang sebagai jembatan bagi siswa untuk mengasah potensi Cipta (pikiran), Rasa (empati), dan Karsa (aksi) di tengah suasana pegunungan yang asri namun menantang. Kegiatan yang akan dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026 di Eco Wisata Cimenteng ini membawa misi pendidikan yang mendalam: (1) Pengembangan Berpikir Kritis: Siswa ditantang menyelesaikan skenario problem solving di alam terbuka dengan kreativitas tinggi di tengah keterbatasan. (2) Kolaborasi Tim: Membangun solidaritas antarsiswa melalui misi kelompok yang intens. (3) Literasi Lingkungan: Menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap ekosistem melalui interaksi langsung. Konsep ini selaras dengan pendekatan pembelajaran mendalam, di mana teori diubah menjadi aksi nyata melalui tantangan fisik dan kognitif.

Petualangan ini telah dirancang dengan jadwal yang menarik mulai dari Game Post to Post sebagai inti dari petualangan, di mana siswa akan melewati berbagai pos tantangan. Games Bonding sebagai sesi khusus untuk mempererat ikatan emosional antar peserta setelah berjuang bersama. Eksplorasi Hijau sebagai cara untuk mengambil jeda dari rutinitas kelas dengan menghirup udara pegunungan yang segar demi memperkuat karakter personal. Dengan dukungan penuh dari dari semua pihak, “The Tridaya Quest” bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan langkah nyata SMP Tridaya Tunas Bangsa dalam mencetak generasi yang tangguh, cerdas, dan peduli terhadap alam.
Field Trip SMP Tridaya Tunas Bangsa Melawan Cyberbullying Melalui Layar Lebar
SMP Tridaya Tunas Bangsa kembali menyelenggarakan kegiatan field trip semester ganjil yang bertujuan memperkuat pendidikan karakter peserta didik melalui pendekatan yang menyenangkan dan reflektif. Pada hari Rabu, 24 September 2025, seluruh siswa mengikuti pemutaran film bertema Cyberbullying di CGV Paris Van Java, Bandung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membangun kesadaran akan bahaya kekerasan verbal di dunia maya, yang sering kali tidak terlihat namun berdampak besar terhadap kesehatan mental remaja. Dengan mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan digital siswa, sekolah berharap mereka mampu memahami bahwa dunia maya bukanlah ruang bebas tanpa tanggung jawab, melainkan tempat yang harus dijaga dengan etika dan empati.
Film yang ditonton bukan sekadar hiburan, melainkan media pembelajaran yang menggugah. Melalui alur cerita yang emosional dan realistis, siswa diajak menyaksikan bagaimana satu komentar negatif dapat memicu trauma, dan bagaimana korban cyberbullying berjuang untuk bangkit. Pesan utama dari film ini adalah bahwa setiap individu memiliki peran dalam menciptakan ruang digital yang aman dan mendukung. Satu klik, satu kata, bisa menjadi awal dari luka atau harapan. Oleh karena itu, siswa didorong untuk menjadi bagian dari gerakan melawan cyberbullying dengan cara yang sederhana namun berdampak: berpikir sebelum berkomentar, mendukung teman yang menjadi korban, dan berani berkata tidak pada perundungan.
Setelah pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan sesi refleksi dan diskusi ringan melalui sebuah formulir. Siswa diminta menuliskan pengalaman pribadi mereka terkait interaksi di media sosial, serta bagaimana mereka merespons komentar negatif atau tekanan daring. Tak lupa siswa diminta menuliskan esensi dan alur cerita film yang ditonton. Selain itu, mereka juga diajak untuk menyimpulkan pesan moral yang dapat dipetik dari film tersebut, serta memberikan ide atau langkah nyata yang bisa dilakukan di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari untuk mencegah dan melawan praktik cyberbullying.
Kepala SMP Tridaya Tunas Bangsa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang menekankan nilai empati, tanggung jawab, dan keberanian. Dengan memanfaatkan media film sebagai alat edukasi, sekolah berharap siswa tidak hanya memahami konsep cyberbullying secara teori, tetapi juga mampu meresponsnya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dunia digital seharusnya menjadi ruang tumbuh dan berkembang, bukan arena untuk saling menjatuhkan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar menjadi generasi yang bijak bermedia, berani membela kebenaran, dan peduli terhadap sesama.
Semarak OMNAS 15 Penyisihan Kota Cimahi
SMP Tridaya Tunas Bangsa, Cimahi – Penyisihan Olimpiade Matematika Nasional (OMNAS) ke-15 di Kota Cimahi berlangsung dengan sangat meriah dan penuh semangat. Acara bergengsi ini diselenggarakan oleh Emerald Education bersama SMP Tridaya Tunas Bangsa, menghadirkan suasana kompetisi yang luar biasa. Sebanyak 511 peserta dari berbagai sekolah turut ambil bagian, menjadikan Cimahi sebagai salah satu pusat penyisihan dengan jumlah peserta yang begitu besar. Kehadiran ratusan siswa ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap ajang akademik nasional, sekaligus menegaskan bahwa Cimahi memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi muda berprestasi.
Sejak pagi, lokasi penyisihan dipenuhi energi positif. Para peserta datang dengan penuh harapan, membawa semangat juang untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka di bidang matematika. Guru, orang tua, dan panitia memberikan dukungan penuh, menciptakan atmosfer yang hangat sekaligus kompetitif. Tidak hanya lomba, acara ini juga diramaikan dengan bazaar yang menarik, menghadirkan berbagai stan makanan, minuman, dan produk kreatif. Kehadiran bazaar membuat suasana semakin hidup, memberi kesempatan bagi peserta dan pengunjung untuk berinteraksi, bersantai, dan menikmati momen kebersamaan di sela-sela kompetisi.
Lebih dari sekadar perlombaan, OMNAS 15 di Cimahi menjadi simbol kebanggaan daerah dan inspirasi bagi generasi muda. Dengan dukungan Emerald Education dan SMP Tridaya Tunas Bangsa, penyisihan ini tidak hanya melahirkan calon juara, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar, sportivitas, dan rasa percaya diri. Acara ini membuktikan bahwa pendidikan bisa dikemas dengan cara yang menyenangkan, penuh warna, dan tetap bermakna.
