Semangat Berkurban dan Kebersamaan dalam Kegiatan Idul Adha di SMP Tridaya Tunas Bangsa

Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H, SMP Tridaya Tunas Bangsa menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan religius yang berlangsung pada Selasa, 10 Juni 2025. Acara ini tidak hanya menjadi wadah pembelajaran keagamaan bagi siswa, tetapi juga menjadi ajang memperkuat kebersamaan di lingkungan sekolah.

Dengan mengusung tema “Ketaatan Sejati, Kebahagiaan Hakiki”, kegiatan dimulai dengan simulasi Sholat Idul Adha yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9. Simulasi ini dipandu oleh guru Pendidikan Agama Islam, membimbing siswa dalam memahami rukun dan tata cara sholat Idul Adha, termasuk pelaksanaan khutbah setelah sholat.

Setelah itu, siswa mengikuti simulasi tata cara penyembelihan hewan kurban menggunakan 2 dummy sapi sebagai media praktik. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai proses penyembelihan yang sesuai dengan syariat Islam. Mereka dikenalkan pada doa, posisi hewan, serta nilai-nilai spiritual dan sosial yang terkandung dalam ibadah kurban.

Kegiatan berlanjut dengan praktik mengolah daging kurban yang telah dipersiapkan oleh panitia. Dalam sesi ini, siswa bersama guru dan dibantu oleh komite sekolah, bekerja sama mengolah daging menjadi dua jenis hidangan khas Idul Adha: sate dan gulai. Kegiatan memasak ini menjadi momen edukatif sekaligus menyenangkan, di mana siswa belajar keterampilan dasar memasak sambil menerapkan nilai gotong royong.

Sebagai penutup kegiatan, seluruh warga sekolah berkumpul di aula untuk makan bersama. Menu sate dan gulai disajikan hangat, disertai suasana kebersamaan yang penuh keakraban antara siswa, guru, dan komite sekolah. Kegiatan ini memberikan pengalaman yang membekas, bukan hanya sebagai peringatan hari besar Islam, tetapi juga sebagai momen membangun nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian.

Kepala SMP Tridaya Tunas Bangsa, Mr. Adi Muhadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi:

“Kami sangat bangga dengan semangat kolaborasi yang ditunjukkan hari ini. Semoga kegiatan Idul Adha tahun ini bisa menjadi teladan dan pengalaman bermakna bagi siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang taat, peduli, dan bertanggung jawab.”

Kegiatan Idul Adha di SMP Tridaya Tunas Bangsa tahun ini tidak hanya menghadirkan pembelajaran spiritual, tetapi juga mempererat ikatan antar warga sekolah dalam semangat berkurban dan berbagi.

Workshop Sex Education SMP Tridaya Tunas Bangsa

Workshop Sex Education SMP Tridaya Tunas Bangsa

SMP Tridaya Tunas Bangsa, Cimahi – Workshop Sex Education merupakan program SMP Tridaya Tunas Bangsa yang bekerja sama dengan Tridaya Psyducation. Workshop Sex Education bertujuan untuk mengenalkan pembelajaran mengenai seksualitas, kesehatan reproduksi, hubungan, dan aspek-aspek yang terkait dengan perkembangan tubuh, emosi, dan sosial. Harapannya para siswa SMP Tridaya Tunas Bangsa dapat memiliki pemahaman yang tepat tentang seksualitas sehingga mereka dapat membuat keputusan yang sehat dan bertanggung jawab terkait tubuh mereka sendiri.

Workshop Sex Education diselenggarakan setiap 1 (satu) bulan sekali dengan berbagai macam topik yang berbeda. Adapun topik-topik yang akan dibahas adalah: Emotion Regulation; Sex Education Part 1: “The In’s and Out’s”; Social Media; Sex Education Part 2: “What’s the Taboo”; Healthy Communication; Sex Education Part 3: “Stranger Danger!”; How to handle our daily stress; Sex Education Part 4: “My Family My Home”; Sex Education Part 5: “My Commitment”.

Dengan mengikuti Workshop Sex Education, siswa SMP Tridaya Tunas Bangsa akan mendapatkan banyak manfaat, antara lain: meningkatkan kesadaran diri terhadap perubahan fisik dan emosional yang terjadi selama masa pubertas, memahami pentingnya kesehatan reproduksi dan cara menjaganya, mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif dalam membangun hubungan yang sehat, serta mampu melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi seksual.

Workshop Sex Education ini merupakan wujud nyata komitmen SMP Tridaya Tunas Bangsa dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan siswa secara holistik. Diharapkan, melalui program ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga terbentuk karakter yang kuat, bertanggung jawab, dan mampu mengambil keputusan terbaik bagi masa depan mereka.

 

Workshop Sex Education SMP Tridaya Tunas Bangsa

SMP Tridaya Tunas Bangsa, Cimahi – Workshop Sex Education pada trimester pertama mengusung topik “Regulasi Emosi”, “Puberty”, dan “Social Media”. Pada Workshop Sex Education “Regulasi Emosi”, kegiatan diawali dengan pertanyaan pemantik seputar emosi dasar yang diketahui. Pada usia ini, anak-anak mengalami perubahan hormonal dan sosial yang signifikan, sehingga emosi mereka cenderung lebih intens dan fluktuatif. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk belajar mengenali pemicu emosi, memahami berbagai jenis emosi, dan mengembangkan strategi yang sehat untuk mengelola emosi tersebut. Regulasi emosi yang baik akan membantu anak-anak SMP untuk membangun hubungan yang positif dengan teman sebaya dan orang dewasa, meningkatkan konsentrasi dan prestasi akademik, serta mengurangi risiko masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi.

Workshop Sex Education “Puberty” membahas mengenai pubertas yang terjadi pada masa remaja. Pubertas adalah masa transisi dari anak-anak menjadi remaja, ditandai dengan perubahan fisik dan hormonal yang signifikan. Biasanya dimulai pada usia 8-13 tahun untuk perempuan dan 10-15 tahun untuk laki-laki. Pubertas terjadi karena perubahan kadar hormon dalam tubuh yang memicu perkembangan organ reproduksi dan munculnya ciri-ciri seks sekunder. Perubahan fisik yang terjadi meliputi pertumbuhan tinggi badan yang pesat, perkembangan organ seks, pertumbuhan rambut di area tertentu, perubahan suara, serta munculnya jerawat. Selain itu, pubertas juga dapat mempengaruhi emosi dan psikologis remaja.

Workshop Sex Education “Media Sosial” diawali dengan kegiatan brainstorming mengenai apa dampak positif dan dampak negatif dari penggunaan media sosial. Media sosial adalah platform digital yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi, berbagi informasi, dan menciptakan konten. Jenis media sosial sangat beragam, mulai dari platform jejaring sosial seperti Facebook dan Instagram, platform berbagi video seperti YouTube dan TikTok, hingga platform pesan instan seperti WhatsApp dan Telegram. Penggunaan media sosial dapat memberikan dampak positif, seperti mempermudah komunikasi dan akses informasi, namun juga dapat menimbulkan dampak negatif, seperti kecanduan, penyebaran informasi palsu, perundungan siber, dan gangguan kesehatan mental. Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan memahami potensi dampak yang mungkin timbul.

 

Workshop Sex Education SMP Tridaya Tunas Bangsa

SMP Tridaya Tunas Bangsa, Cimahi – Workshop Sex Education pada trimester kedua mengusung topik “Healthy Communication”, “What’s the Taboo”, dan “Stranger Danger!”. Pada Workshop Sex Education “Healthy Communication” para siswa diminta untuk melakukan aktivitas kelompok. Kegiatan berupa diskusi kelompok dan permainan. Keterampilan komunikasi yang sehat sangat penting bagi remaja dalam membangun hubungan sosial yang positif. Komunikasi sehat melibatkan kemampuan untuk mendengarkan secara aktif, berbicara dengan jelas dan jujur, serta berempati terhadap perasaan orang lain. Remaja perlu memahami bahwa komunikasi bukan hanya tentang menyampaikan pesan, tetapi juga tentang memahami dan merespons pesan yang diterima. Dengan melatih keterampilan komunikasi secara praktis, seperti berdiskusi, bermain peran, atau menulis jurnal, remaja dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengekspresikan diri, menyelesaikan konflik, dan membangun hubungan yang bermakna.

Workshop Sex Education “What’s the Taboo” diawali dengan membahas hal tabu dan nilai-nilai yang ada di Indonesia. Pendidikan seks seringkali terhambat oleh tabu budaya dan sosial, yang membuat remaja kesulitan mendapatkan informasi yang akurat dan komprehensif. Topik-topik seperti orientasi seksual dan kesehatan reproduksi seringkali dianggap tabu, sehingga remaja mencari informasi dari sumber yang tidak terpercaya atau bahkan berbahaya. Mengatasi tabu ini memerlukan pendekatan yang terbuka dan jujur, dengan menyediakan informasi yang sesuai dengan usia dan sensitif terhadap nilai-nilai budaya. Dampak dari kurangnya pendidikan seks yang memadai adalah meningkatnya risiko perilaku seksual berisiko, kehamilan tidak diinginkan, penyakit menular seksual, dan masalah kesehatan mental. Oleh karena itu, melalui kegiatan workshop ini merupakan salah satu bentuk untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi remaja untuk bertanya dan belajar.

Workshop Sex Education “Stranger Danger!” diawali dengan aktivitas kelompok berupa menonton tayangan video dan diskusi kelompok. Setiap kelompok dipersilahkan untuk menyampaikan pendapat mereka terkait tayangan kelompok. Remaja sangat rentan terhadap bahaya eksploitasi dan kekerasan seksual, baik secara daring maupun luring. Eksploitasi seksual dapat berupa perdagangan orang, pornografi anak, atau pemaksaan untuk melakukan aktivitas seksual. Kekerasan seksual meliputi pelecehan, pemerkosaan, dan segala bentuk tindakan seksual yang tidak diinginkan. Dampak dari kejahatan ini sangat merusak, menyebabkan trauma psikologis, gangguan kesehatan mental, dan bahkan kematian. Untuk mengatasi dan mencegah bahaya ini, penting bagi remaja untuk meningkatkan kesadaran akan hak-hak mereka, belajar mengenali tanda-tanda eksploitasi dan kekerasan, serta berani berbicara dan mencari bantuan jika menjadi korban atau saksi.

Sambutan Hangat di SMP Tridaya Tunas Bangsa: Welcoming Day 2025

PELAKSANAAN PESANTREN KILAT RAMADHAN 1446 H

DI SMP TRIDAYA TUNAS BANGSA

Awal tahun selalu membawa semangat baru, begitu pula dengan SMP Tridaya Tunas Bangsa yang membuka semester genap tahun ajaran 2024/2025 dengan acara Welcoming Day. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, dimulai pada Senin, 6 Januari 2025, hingga Jumat, 10 Januari 2025, penuh dengan aktivitas yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga penuh manfaat bagi seluruh komunitas sekolah.

Hari pertama dimulai dengan suasana segar dan penuh kebersamaan. Seluruh siswa dan guru berkumpul untuk mengikuti jalan pagi bersama di kawasan Citeureup. Sepanjang perjalanan, udara pagi yang sejuk dan pemandangan indah memberikan energi positif kepada semua peserta. Jalan pagi ini bukan hanya sekadar aktivitas fisik, tetapi juga momen yang mempererat hubungan antara siswa dan guru. Sebagai penutup yang manis di hari pertama, kegiatan dilanjutkan dengan acara tukar kado. Kebahagiaan terpancar dari wajah setiap siswa saat menerima hadiah kejutan dari teman mereka. Kegiatan ini berhasil menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Pada hari kedua, suasana sedikit lebih serius namun tetap seru. Siswa mengikuti sesi pematerian yang dirancang untuk memberikan penjelasan mengenai sebaran materi yang akan mereka pelajari di semester genap. Dengan pembawaan yang komunikatif, para pemateri berhasil membuat siswa memahami gambaran besar tentang perjalanan akademik yang akan mereka lalui. Setelah itu, suasana kembali ramai dengan kegiatan post to post. Setiap pos menghadirkan tantangan interaktif yang menggabungkan elemen pembelajaran dengan keseruan, menjadikan hari itu penuh antusiasme dari siswa.

Hari ketiga membawa nuansa yang sangat berbeda dengan digelarnya demo ekstrakurikuler dan talent development. Para siswa diajak menyaksikan berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan talent development unggulan sekolah, mulai dari olahraga, seni, juga akademik. Melalui kegiatan ini, mereka diberi kesempatan untuk memilih aktivitas yang sesuai dengan minat dan bakat mereka, serta memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi dan menampilkan potensi mereka. Suasana dipenuhi energi positif saat siswa unjuk bakat, memancarkan kreativitas dan rasa percaya diri yang luar biasa.

Hari keempat dan kelima dikhususkan untuk kegiatan asesmen. Dengan suasana yang tenang dan fokus, para siswa menjalani asesmen yang dirancang untuk mengukur kesiapan mereka menghadapi tantangan akademik semester genap. Selain asesmen, pada hari Jumat juga diadakan sesi sosialisasi mengenai kegiatan keputrian. Sesi ini memberikan informasi mengenai tujuan, manfaat, dan berbagai program yang akan dijalankan dalam kegiatan keputrian, mendorong siswa untuk aktif berpartisipasi.

Sebagai puncak dari seluruh kegiatan, diumumkan juga pemenang post to post. Meskipun baru diumumkan di pekan setelah kegiatan, namun siswa tetap antusias. Suasana bahagia terlihat jelas saat para pemenang dipanggil maju untuk menerima apresiasi atas usaha dan semangat mereka selama kegiatan berlangsung. Penghargaan ini tidak hanya memberikan kebanggaan tetapi juga memotivasi seluruh siswa untuk terus berkompetisi dengan sportif dan kreatif.

 

Seluruh rangkaian Welcoming Day ini menjadi lebih dari sekadar agenda kegiatan. Acara ini membangun semangat kebersamaan di antara siswa, guru, dan staf sekolah, serta menanamkan motivasi untuk menjalani semester baru dengan optimisme dan dedikasi. SMP Tridaya Tunas Bangsa telah berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya semangat belajar dan kolaborasi.

 

Dengan penuh rasa syukur atas partisipasi semua pihak, sekolah optimis bahwa semester genap ini akan dipenuhi dengan prestasi dan keberhasilan. Selamat menjalani semester baru, Para Tunas Bangsa! Semangat untuk terus maju dan berkembang!

 

 

PELAKSANAAN PESANTREN KILAT RAMADHAN 1446 H

PELAKSANAAN PESANTREN KILAT RAMADHAN 1446 H

DI SMP TRIDAYA TUNAS BANGSA

SMP Tridaya Tunas Bangsa, Cimahi

Sebagai bagian dari program Kurikulum Karakter Islam (KKI), dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, SMP Tridaya Tunas Bangsa mengadakan kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) yang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 17 hingga 21 Ramadhan 1446 H. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa serta memperdalam pemahaman mereka tentang ajaran agama Islam. Kegiatan pesantren kilat ini mengangkat tema “Ramadhan Berkah: Meningkatkan Kualitas Diri dengan Iman, Ilmu, dan Amal Shaleh”.

Tema ini terinspirasi dari konsep pendidikan akhlak menurut K.H. Ahmad Dahlan yang mengintegrasikan tiga dasar ajaran Islam yakni iman, ilmu, dan amal. Iman (keyakinan) menjadi dasar awal, diupayakan melalui kegiatan habitual seperti shalat dhuha, shalat berjamaah, dzikir, menghafal ayat suci Al-Qur’an, dan tadarus bersama. Iman dilanjutkan dengan ilmu (pengetahuan) untuk mendukung keyakinan yang sudah dimiliki, diupayakan melalui kegiatan transfer ilmu seperti kuis dan tausiah dalam program pesantren kilat. Setelah proses penguatan iman dan ilmu dilakukan ke dalam diri siswa, ia akan ikhlas untuk beramal shaleh yang menjadi ketentuan dalam agama misalnya berinfak dan berbagi kepada sesama. Menurut K.H. Ahmad Dahlan, pada prinsipnya agama tidak terbatas pada pengetahuan saja, tetapi harus sampai pada amalan (Kumalasari, 2022).

Kegiatan Pesantren Kilat dibuka secara resmi oleh Mr. Hadi selaku kepala sekolah SMP Tridaya Tunas Bangsa pada tanggal 17 Maret 2025, kemudian dilanjutkan dengan berbagai aktivitas keagamaan yang edukatif dan menyenangkan untuk mendukung tercapainya tujuan program. Adapun beberapa kegiatan utama yang dilaksanakan dijabarkan sebagai berikut:

1. Habitual Shalat Dhuha, Shalat Fardhu Berjamaah, Tadarus, dan Dzikir Bersama

Kegiatan ini dilakukan setiap hari sebagai upaya membiasakan siswa untuk menjalankan shalat dhuha dan shalat berjamaah. Setelah shalat, siswa bersama-sama membaca Al-Qur’an (tadarus) dan berdzikir untuk memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.

2. Tausiah Ramadhan

Setiap hari diadakan tausiah atau ceramah keagamaan yang disampaikan oleh ustaz dan ustazah. Materi yang disampaikan mencakup berbagai tema seperti keutamaan malam nuzulul Quran, keutamaan malam lailatul qadr, zakat, dan Ramadhan bulan ampunan. Tausiah ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Tausiah hari pertama hingga hari keempat sanlat disampaikan oleh guru-guru SMP Tridaya Tunas Bangsa. Sementara di hari kelima sanlat, sekolah mendatangkan Ustadz Abu Leiden sebagai pemateri dengan tema “Ramadhan: Gerbang untuk Memperbaiki Diri”.

3. Setoran Hafalan Al-Qur’an

Siswa diwajibkan menyetor hafalan surah pendek kepada guru pembimbing. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an serta membiasakan siswa untuk menjaga dan memperbaiki bacaan mereka.

4. Membuat Kaligrafi

Siswa diwajibkan menyetor hafalan surah pendek kepada guru pembimbing. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an serta membiasakan siswa untuk menjaga dan memperbaiki bacaan mereka.

5. Praktik Zakat

Dalam kegiatan ini, siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya zakat dan tata cara pelaksanaannya. Siswa diajarkan cara menghitung zakat dan praktik penyalurannya kepada yang berhak menerima sebagai bentuk kepedulian sosial.

6. Focus Group  Discussion dan Quizz Islami

Untuk menambah wawasan keislaman siswa, diadakan focus group discussion dan quiz islami yang berisi sharing dan pertanyaan-pertanyaan seputar agama Islam. Kegiatan ini bertujuan menguji pemahaman siswa secara menyenangkan dan kompetitif.

7. Kegiatan Sosial

Sebagai wujud kepedulian sosial, siswa bersama guru melakukan kegiatan berbagi takjil yang dibantu oleh Talent Development Tidi Chef kepada masyarakat sekitar dan memberikan santunan kepada panti asuhan dengan mengundang pengurus Panti Yatim Indonesia (PYI) di hari terakhir sanlat. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa empati dan berbagi kepada sesama, khususnya di bulan suci Ramadhan.

8. Munaqosyah Tahfidz Al-Qur’an Juz 30 dan Tasmi Juz 30

Munaqosyah atau ujian hafalan dilakukan untuk menguji kemampuan siswa dalam menghafal Juz 30. Kegiatan ini mendorong siswa untuk memantapkan hafalannya dan mengapresiasi upaya mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Setelah 7 siswa yang terdaftar munaqosyah dinyatakan lulus, acara dilanjutkan dengan tasmi bil ghaib juz 30 yang disimak oleh seluruh peserta sanlat.

9. Tasyakur Khatam Qur’an

Sebagai puncak dari kegiatan tadarus, diadakan acara tasyakur sebagai bentuk rasa syukur atas khatamnya bacaan Al-Qur’an. Acara ini diisi dengan doa bersama dan refleksi spiritual sebagai penutup rangkaian kegiatan pesantren kilat.

10. Buka Bersama

Di hari terakhir, tepatnya tanggal 21 Maret 2025 kegiatan diakhiri dengan buka puasa bersama antara siswa, guru, orang tua siswa, dan staf sekolah. Selain mempererat kebersamaan, buka bersama juga menjadi momen untuk meningkatkan rasa syukur dan kebersamaan dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah.

Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan di SMP Tridaya Tunas Bangsa mendapat sambutan antusias dari siswa, guru, dan orang tua. Siswa merasa senang karena kegiatan dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membentuk karakter religius siswa, meningkatkan pemahaman agama, dan mempererat hubungan sosial di lingkungan sekolah. Dengan berakhirnya kegiatan Pesantren Kilat ini, diharapkan siswa dapat mengaplikasikan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

SMP TRIDAYA TUNAS BANGSA PERINGATI ISRA MI’RAJ 1446 HIJRIAH

Peringatan Isra Mi’raj yang jatuh setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah adalah peristiwa penting untuk mengenal dan meneladani kisah perjalanan Nabi Muhammad Saw. dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, kemudian ke Sidratul Muntaha di langit ke tujuh. Melalui peristiwa Isra Mi’raj, Rasulullah menerima wahyu berupa perintah salat lima waktu. Isra Mi’raj adalah momentum untuk lebih bersemangat dalam mendirikan salat dan meneladani kepribadian Nabi Muhammad Saw. Oleh karena itu, SMP Tridaya Tunas Bangsa melaksanakan kegiatan peringatan Isra Mi’raj 1446 H pada hari Jumat, 24 Januari 2025 dengan tema Meningkatkan Kualitas Iman melalui Keteladanan Tokoh Islam Dunia.

Peringatan Isra Mi’raj yang dilaksanakan di lapang SMP Tridaya Tunas Bangsa ini berlangsung dengan meriah dan lancar. Seluruh siswa beserta segenap dewan guru turut meramaikan kegiatan yang berlangsung dari pukul 13.00 – 15.00 WIB. Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC (Ava dan Artha) dari kelas 8 Champion. Selanjutnya adalah sambutan-sambutan yang disampaikan oleh ketua pelaksana, ketua OSIS, dan kepala sekolah. Untuk menambah wawasan siswa terkait Isra Mi’raj, ditayangkan sebuah film animasi Isra Mi’raj Nabi Muhammad saw. Film animasi yang berdurasi 12 menit 35 detik itu merangkum perjalanan Isra Mi’raj Rasulullah mulai dari awal Rasulullah dibersihkan hati dan jiwanya yang kedua kali oleh malaikat Jibril hingga menjelaskan hikmah dari peristiwa Isra Mi’raj, yakni lebih bersemangat mendirikan salat. Untuk menguji pemahaman siswa, selanjutnya diadakan Quiz dengan bantuan media Kahoot.

Acara dilanjutkan dengan cosplay tokoh Islam dunia. Pada sesi ini, siswa menampilkan kreativitasnya dengan meniru tokoh Islam dunia dan mengambil hikmah yang bisa dipetik. Beberapa tokoh yang diperagakan adalah Abu Hurairah yang dikenal sebagai periwayat hadis yang mencintai kucing, Sultan Muhammad Al-Fatih dan pasukannya yang terkenal dengan keberanian dan kegagahannya, Siti Asiyah yang terkenal dengan kesabarannya, Khaulah binti Azur dan kuda hitamnya yang terkenal dengan pengorbanannya membela Islam, Utsman bin Affan yang terkenal dengan kedermawanannya, Umar bin Khattab yang terkenal dengan keberaniannya, Khalid bin Walid yang terkenal dengan kepiawaiannya dalam berperang, dan Nusaibah yang terkenal sebagai wanita pertama yang memeluk Islam.

Cosplay tokoh Islam dunia mengajarkan peserta didik bahwa begitu banyak tokoh yang telah berkorban untuk mengenalkan risalah Islam. Maka sudah seharusnya, kita bersyukur atas nikmat Islam yang dirasakan saat ini, bersyukur bahwa Al-Qur’an yang kita baca adalah petunjuk untuk lebih mengenal Rabb Al-Amiin, bersyukur atas nikmat shalat sebagai self healing terbaik dari Dzat Ar-Rahman, Ar-Rahim. Setelah cosplay berakhir, kegiatan ditutup oleh MC.

Beautiful Dyrama: Pentas Seni Sekolah Ajang Kreativitas dan Ekspresi Siswa

SMP Tridaya Tunas Bangsa, Cimahi – Pentas seni (pensi) sekolah merupakan salah satu kegiatan yang paling dinantikan oleh para siswa. Acara ini menjadi wadah bagi mereka untuk menampilkan bakat dan kreativitas di bidang seni, khususnya musik dan drama. Selain sebagai hiburan, pensi juga memiliki banyak manfaat bagi siswa dan sekolah secara keseluruhan. Pensi kali ini berkolaborasi dengan OSIS angkatan 3 dengan mengusung tema “Beautiful Dyrama” yang dilaksanakan pada Rabu, 18 Desember 2024.

“Beautiful Dyrama” diambil dari kata bahasa Inggris beautiful yang artinya keindahan, Dyrama diambil dari singkatan Tridaya Irama. Maka dari itu, Beautiful Dyrama adalah suatu keindahan irama dan sangat cocok dijadikan tema dalam kegiatan pentas seni SMP Tridaya Tunas Bangsa. Kegiatan pensi kali ini tidak hanya menunjukkan bakat para siswa SMP Tridaya Tunas Bangsa, tetapi para peserta eksternal dari kalangan SD ikut memeriahkan dalam acara Band Competition dan Solo Vocal. Tak hanya itu, pensi kali ini dimeriahkan oleh bintang tamu spesial yaitu Nolja Gang yang merupakan DJ terkenal di kalangan gen Z.

Pensi “Beautiful Dyrama” ini adalah kenangan indah yang akan terukir dalam hati setiap siswa. Momen-momen di atas panggung, tawa dan canda bersama teman-teman, serta perasaan bangga telah menjadi bagian dari acara yang luar biasa ini akan selalu terkenang. Pensi adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan yang akan selalu dirindukan. Sampai jumpa di pensi berikutnya!