Partisipasi SMP Tridaya Tunas Bangsa dalam Memeriahkan Pentas PAI Tingkat SMP se-Kota Cimahi Tahun 2025
Cimahi, 7 Agustus 2025 – SMP Tridaya Tunas Bangsa turut ambil bagian dalam ajang Pentas PAI Tingkat SMP se-Kota Cimahi dengan mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Kreatif dan Berprestasi”. Kegiatan yang digelar sebagai wadah pengembangan bakat dan keterampilan siswa di bidang Pendidikan Agama Islam ini diikuti oleh seluruh SMP se-Kota Cimahi dengan penuh antusias.
Pada kesempatan tersebut, SMP Tridaya Tunas Bangsa mengirimkan empat orang siswa untuk berkompetisi di dua cabang lomba, yakni 1 siswa mewakili lomba kaligrafi putra, 2 siswi mewakili lomba kaligrafi putri, dan 1 siswi mewakili lomba MHQ putri (Musabaqah Hifdzil Qur’an).
Walaupun belum berhasil meraih gelar juara, para peserta dari SMP Tridaya Tunas Bangsa telah menunjukkan semangat, usaha, dan dedikasi terbaik mereka. Kehadiran mereka turut memeriahkan jalannya kegiatan, sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata sekolah dalam mendukung terselenggaranya Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) di Kota Cimahi.
Kepala SMP Tridaya Tunas Bangsa menyampaikan apresiasinya kepada para siswa yang sudah berpartisipasi. Kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, tetapi pengalaman, keberanian, serta proses belajar yang mereka dapatkan jauh lebih berharga. Ajang ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa pada Al-Qur’an, memperkuat ukhuwah islamiyah, serta melatih kreativitas dan kepercayaan diri.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, SMP Tridaya Tunas Bangsa berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi siswa, khususnya di bidang keagamaan. Harapannya, pengalaman di tahun ini akan menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain untuk berprestasi lebih baik di masa mendatang.
Train to Lead, Lead to Inspire: LDKO OSIS SMP Tridaya Tunas Bangsa 2025
SMP Tridaya Tunas Bangsa, Cimahi – SMP Tridaya Tunas Bangsa kembali menggelar kegiatan tahunan Latihan Dasar Kepemimpinan OSIS (LDKO) sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan organisasi siswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 25–26 Juli 2025, di lingkungan sekolah, dengan mengusung tema inspiratif: “Train to Lead, Lead to Inspire.” Tema ini mencerminkan harapan besar agar para peserta tidak hanya terlatih untuk memimpin, tetapi juga mampu menjadi sumber inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.
LDKO tahun ini diikuti oleh 41 siswa terpilih yang akan menjadi calon pengurus OSIS periode 2025/2026. Mereka berasal dari kelas 8 Champion dan 8 Winner, dan telah melalui proses seleksi serta pembinaan awal. Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dasar kepemimpinan, keterampilan berorganisasi, kemampuan berpikir kritis, serta sikap tanggung jawab dan disiplin.
Selama dua hari penuh, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang padat dan bermakna. Hari pertama dimulai dengan apel pembukaan, pengecekan barang, dan materi kepemimpinan yang disampaikan oleh para guru pembina, termasuk materi tentang OSIS, organisasi, leadership, dan administrasi. Peserta juga diajak untuk aktif dalam sesi yel-yel, evaluasi, latihan baris-berbaris (PBB), hingga kegiatan spiritual seperti dzikir petang, tadarus, dan sholat berjamaah. Malam harinya, suasana semakin hangat dengan kegiatan post to post dan unjuk bakat yang ditutup dengan api unggun sebagai simbol semangat dan kebersamaan.
Hari kedua dimulai sejak dini hari dengan sholat tahajud dan muhasabah, dilanjutkan dengan senam pagi, memasak sarapan bersama, dan simulasi sidang OSIS. Kegiatan ditutup dengan apel penutupan yang penuh haru dan semangat, menandai lahirnya calon-calon pemimpin muda yang siap mengemban amanah organisasi siswa.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua OSIS Keandra Aulia Krisna dan Ketua Pelaksana Muhammad Zahwan Abidzar, dengan dukungan penuh dari seluruh panitia yang terdiri dari siswa kelas 9. Mereka telah menunjukkan kerja sama dan kepemimpinan yang solid dalam menyukseskan acara ini.
LDKO bukan sekadar pelatihan, tetapi merupakan proses pembentukan karakter yang mendalam. Di sinilah siswa belajar bahwa menjadi pemimpin bukan hanya soal memberi perintah, tetapi tentang menggerakkan, menginspirasi, dan melayani. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari perjalanan kepemimpinan yang bermakna bagi seluruh peserta, dan membawa OSIS SMP Tridaya Tunas Bangsa menuju arah yang lebih visioner dan berdampak.
Dari Sekolah ke Panggung Kota: Tridaya Tunas Bangsa Bawa Pesan Lewat Seni
SMP Tridaya Tunas Bangsa, Cimahi – SMP Tridaya Tunas Bangsa kembali menunjukkan eksistensinya dalam dunia seni dan sastra melalui partisipasi aktif dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Cimahi tahun 2025. Ajang yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Cimahi ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas, memperkuat karakter, dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal. Tahun ini, SMP Tridaya Tunas Bangsa mengirimkan perwakilan pada tiga cabang lomba: Ilustrasi, Tari Kreasi, dan Mendongeng.
Kebanggaan besar diraih dari cabang Ilustrasi, di mana Narisha Aleena berhasil meraih Juara 2 dengan karya visual bertema “Ekspresi Seni, Inspirasi Negeri.” Dalam lomba yang menggabungkan teknik digital dan manual, Narisha menampilkan ilustrasi yang tidak hanya estetis, tetapi juga sarat makna. Karya tersebut menggambarkan semangat anak Indonesia dalam mengekspresikan nilai-nilai positif melalui seni rupa. Proses penciptaan dilakukan dalam dua tahap selama delapan jam, dan hasil akhir menunjukkan penguasaan media, kreativitas, serta pemahaman mendalam terhadap tema yang diangkat.
Pada cabang Tari Kreasi, tim tari SMP Tridaya Tunas Bangsa membawakan karya berjudul Séké / Mata Air, sebuah garapan penuh suka cita yang menggambarkan semangat masyarakat Kota Cimahi dalam menjaga kelestarian alam. Kota Cimahi dikenal sebagai wilayah yang kaya akan sumber mata air. Tarian ini menjadi bentuk persembahan gerakan untuk ngamumulè—merawat dan melestarikan—mata air yang tersebar di seluruh penjuru kota. Melalui gerak tari yang dinamis dan penuh makna, siswa menyampaikan pesan penting: jangan biarkan sumber air dikeringkan atau dirusak oleh tangan-tangan serakah. Sebab, jika mata air hilang, pepohonan dan lingkungan yang tumbuh karena keberadaannya pun akan lenyap. Tarian Séké mengajak kita semua untuk menjaga sumber kehidupan agar alam dan hutan tetap hidup bersama kita.
Sementara itu, dalam cabang Mendongeng, peserta SMP Tridaya Tunas Bangsa membawakan cerita bertema “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” dengan fokus pada indikator Bangun Pagi. Cerita disampaikan secara lisan tanpa naskah, dengan ekspresi yang kuat dan penggunaan alat peraga sederhana. Penampilan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan moral tentang pentingnya disiplin dan semangat dalam memulai hari. Melalui gaya bertutur yang komunikatif dan penuh penghayatan, peserta berhasil menyampaikan nilai-nilai karakter secara efektif kepada audiens dan juri.
Keikutsertaan SMP Tridaya Tunas Bangsa dalam FLS3N Kota Cimahi 2025 merupakan wujud nyata dari komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan potensi siswa di bidang seni dan sastra. Prestasi yang diraih menjadi bukti bahwa kreativitas, kerja keras, dan semangat berkarya mampu membawa siswa menuju pencapaian yang membanggakan.
Selamat kepada seluruh peserta yang telah berjuang dan mengharumkan nama sekolah. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam dunia pendidikan dan kebudayaan Indonesia.
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah “Sekolah Ramah”
SMP Tridaya Tunas Bangsa, Cimahi – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Tridaya Tunas Bangsa tahun ajaran 2025/2026 berlangsung selama lima hari yang penuh semangat dan makna. Setiap harinya dirancang untuk memperkenalkan lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan kebersamaan di antara siswa baru.
Hari pertama dimulai dengan upacara pembukaan yang khidmat di lapangan sekolah, diikuti dengan sambutan dari kepala sekolah dan panitia MPLS. Setelah itu, para siswa diajak berkeliling dalam tur sekolah untuk mengenal ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang UKS, dan berbagai fasilitas lainnya yang akan mendukung proses belajar mereka ke depan.
Hari-hari berikutnya diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif, seperti sesi motivasi, pengenalan tata tertib dan budaya sekolah, serta pembekalan nilai kebangsaan. Siswa juga dikenalkan dengan organisasi sekolah seperti OSIS dan berbagai ekstrakurikuler yang bisa mereka ikuti.
Suasana semakin meriah menjelang akhir pekan. Pada hari Jumat, kegiatan lomba yel-yel antar kelompok menjadi sorotan utama. Setiap kelompok menampilkan kreativitas dan kekompakan mereka melalui yel-yel dan gerakan yang unik, menciptakan suasana penuh semangat dan tawa. Lomba ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat hubungan antar siswa baru.
MPLS ditutup dengan refleksi bersama dan apresiasi kepada kelompok-kelompok yang menunjukkan semangat luar biasa selama kegiatan berlangsung. Kepala sekolah menyampaikan pesan motivasi untuk memulai tahun ajaran baru dengan tekad dan semangat belajar yang tinggi.
Kegiatan MPLS tahun ini menjadi awal yang hangat dan inspiratif bagi siswa baru SMP Tridaya Tunas Bangsa. Dengan semangat kebersamaan dan lingkungan yang mendukung, mereka siap melangkah menuju masa depan yang gemilang.
Gemilang di Omnas 14 Emerald: SMP Tridaya Tunas Bangsa Ukir Prestasi Nasional!
Surabaya, 29 Juni 2025 – Kontingen SMP Tridaya Tunas Bangsa, Kota Cimahi, tampil gemilang dalam Olimpiade Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris (Omnas) 14 Emerald Final Tingkat Nasional yang berlangsung di Graha Unesa, Surabaya. Dari lebih dari 29 ribu peserta SD dan SMP seluruh Indonesia yang berpartisipasi dalam ajang yang diselenggarakan oleh Emerald Education Centre ini, SMP Tridaya Tunas Bangsa berhasil menunjukkan kualitas pendidikan mereka dengan meloloskan 23 siswa ke babak final.
Sebanyak 23 finalis SMP Tridaya Tunas Bangsa yang terdiri dari 2 finalis bidang Matematika, 12 finalis bidang Sains, dan 9 finalis bidang Bahasa Inggris telah berjuang dengan gigih di tingkat nasional. Dedikasi dan kerja keras para siswa, didukung penuh oleh para guru dan orang tua, membuahkan hasil yang membanggakan. Mereka berhasil membawa pulang total tiga medali ke Kota Cimahi, menorehkan tinta emas dalam sejarah prestasi sekolah.
Adapun medali yang berhasil diraih oleh siswa-siswi SMP Tridaya Tunas Bangsa adalah 1 Medali Emas di bidang Bahasa Inggris, 1 Medali Perunggu di bidang Sains, 1 Medali Perunggu di bidang Matematika, dan 1 Medali Perak di bidang Bahasa Inggris. Capaian luar biasa ini tidak hanya mengharumkan nama SMP Tridaya Tunas Bangsa dan Kota Cimahi di kancah nasional, tetapi juga menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dalam bidang akademik. Selamat kepada seluruh finalis dan para peraih medali!
Acara Pelepasan Kelas IX Tahun Ajaran 2024/ 2025 Jejak Kenangan Threerific: Dulu Tunas, Kini Mekar

SMP Tridaya Tunas Bangsa, Cimahi – Pelepasan siswa kelas IX tahun ajaran 2024/2025 mengusung tema penuh makna: “Jejak Kenangan Threerific: Dulu Tunas, Kini Mekar” yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 Juni 2025. Tema ini mencerminkan perjalanan siswa yang tumbuh dan berkembang selama tiga tahun menempuh pendidikan di bangku SMP Tridaya Tunas Bangsa. Dari tunas kecil yang baru mengenal lingkungan sekolah, kini mereka telah mekar menjadi pribadi yang lebih matang, siap melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.
Acara pelepasan diwarnai dengan berbagai penampilan kreatif siswa, kilas balik perjalanan selama tiga tahun, serta momen haru penuh kehangatan antara guru, orang tua, dan murid. Setiap kenangan yang terukir menjadi bukti bahwa masa SMP bukan sekadar proses belajar, tetapi juga tentang membentuk karakter, menjalin persahabatan, dan mengenali jati diri. Tawa, air mata, dan tepuk tangan mengiringi setiap detik acara, menjadikannya kenangan tak terlupakan bagi semua yang hadir.
Pelepasan ini bukan akhir, melainkan awal dari petualangan baru. Para siswa diharapkan membawa semangat Threerific—tangguh, inspiratif, dan penuh semangat—ke jenjang selanjutnya. Dengan bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang telah ditanamkan, mereka siap menapaki masa depan dengan percaya diri dan terus tumbuh menjadi pribadi yang memberi makna bagi lingkungan sekitar.














