SMP Tridaya Tunas Bangsa kembali menggelar Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H dengan tema “Ramadhan Booster: Recharge Semangat Menjadi Gen-Q (Generasi Qur’ani) Peduli Sesama”. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 5–6 dan 9–11 Maret 2026, menghadirkan suasana penuh syiar, kebersamaan, dan semangat Qur’ani di lingkungan sekolah.
Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, maghfirah, dan kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan. Bagi generasi muda, syiar Ramadhan sangatlah penting untuk membangkitkan semangat ibadah sekaligus memperkuat karakter Qur’ani di tengah tantangan zaman. Melalui kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan, siswa diarahkan untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an, memahami nilai-nilai Islam, serta menumbuhkan kepedulian sosial. Dengan semangat ini, Sanlat menjadi wadah pembinaan yang terstruktur, kreatif, dan menyenangkan, sehingga siswa tidak hanya taat beribadah, tetapi juga peduli terhadap sesama.
Selama lima hari, siswa mengikuti berbagai aktivitas yang terstruktur dan menyenangkan, yakni sebagai berikut:
- Habitual Shalat Dhuha, Tadarus, dan Dzikir setiap pagi.
- Tausiah Ramadhan bersama pemateri inspiratif.
- Setoran Hafalan Al-Qur’an untuk memperkuat kemampuan tahfidz.
- Simulasi Zakat sebagai pembelajaran praktik ibadah sosial.
- Olimpiade & LCC PAI yang menguji pengetahuan agama dengan cara kompetitif dan menyenangkan.
- Lomba Kaligrafi Islami untuk menyalurkan kreativitas siswa.
- Games Islami & Edukatifyang menambah keceriaan, memperkuat ukhuwah, dan melatih kerja sama antar siswa.
- Kegiatan Sosial berupa berbagi takjil dan santunan ke warga sekitar yang membutuhkan.
- Munaqosyah dan Tasmi Tahfidz Al-Qur’an sebagai puncak evaluasi hafalan siswa.
- Tasyakur Khatam Qur’an & Buka Bersama sebagai penutup penuh syukur.
Salah satu momen berkesan dalam kegiatan Sanlat ini adalah Munaqosyah Tahfidz Al-Qur’an, di mana para siswa diuji hafalan juz 28, 29, dan 30. Berikut daftar peserta yang berhasil tampil dengan penuh percaya diri:



Pesantren Kilat Ramadhan bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi booster spiritual bagi siswa. Mereka belajar menyeimbangkan ibadah, ilmu, dan kepedulian sosial. Dari tausiah hingga berbagi takjil, dari hafalan Qur’an hingga lomba kaligrafi, semua rangkaian kegiatan menumbuhkan karakter Qur’ani yang peduli sesama. Dengan penuh syukur, kegiatan Sanlat Ramadhan 1447 H berjalan lancar dan penuh makna. Semoga semangat yang tumbuh dari kegiatan ini terus menjadi bekal bagi siswa untuk menjadi Generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan peduli terhadap sesama.
